VIDEO EZY adalah rental vcd/dvd yang tersebar di seluruh wilayah indonesia. Kami mendatanginya untuk melakukan observasi. Demikian hasil wawancara kami dengan penjaga rental tersebut :
Waktu operasi : Setiap hari pukul 11.00 – 21.00 (termasuk hari libur)
Lokasi rental : Jl. Akses UI (depan kampus H Universitas Gunadarma)
Penjaga rental : Azis
Ketentuan Penyewaan :
*bebas biaya keanggotaan
*bebas biaya administrasi
*bebas biaya jaminan
*untuk menjadi anggota harus melampirkan fotocopy identitas
Harga sewa :
*new release = Rp 5000,- /malam
*recent release = Rp 5000,- /3 malam
*catalog = Rp 5000,- /7 malam
Jenis – jenis film :
*action *new release
*thriller *children
*drama *recommended
*comedi *indonesia
ANALISA SISTEM INFORMASI VIDEO EZY
PROSEDUR PENYEWAAN :
Penyewa harus membuat kartu membership untuk dapat menyewa dvd/vcd. Caranya adalah membawa fotocopy identitas diri ke outlet rental VIDEO EZY untuk mendaftarkan diri.
Untuk mendaftarkan diri menjadi member, calon penyewa tidak ditarik biaya oleh rental VIDEO EZY. Setelah terdaftar menjadi member, penyewa dapat langsung menyewa dvd/vcd di rental VIDEO EZY.
PERSONIL :
• Penjaga rental
• Security
• Penyewa
• Pemilik rental
• Distributor dvd/vcd
PERALATAN :
• Komputer
• Printer
• DVD Player
• Poster
• Rak Penyimpanan
• Telepon / Fax
SISTEM KOMPUTER
Memakai software aplikasi rahasia berlisensi dari sebuah perusahaan komputer dari Australia.
Diagram Alur Untuk Pelaporan Penyewaan
Pihak toko mengirimkan permintaan dari produsen DVD, lalu Produsen mengirimkan DVD yang diminta lewat Distributor. Setelah itu, pihak toko menyimpan digudang dengan prosedur tertentu, DVD yang baru dipajang di “New Release”. Member lalu meminjam sesuai keinginan dan kategori.
Dengan ketentuan tertentu, Pelanggan mengembalikan DVD yang dipinjam dalam waktu tertentu. Lalu, hasil pendapatan dari pinjaman tersebut dicatat oleh bagian keuangan bisa dalam harian, mingguan, ataupun bulanan. Lalu diserahkan keatasan / Manajer.
Lanjutkan membaca......
End-user computing adalah pengembangan seluruh atau sebagian sistem berbasis komputer oleh para pemakai. End user ini sinonim dari pemakai dan dia akan menggunakan produk akhir sistem berbasis komputer.
End User Computing sebagai Masalah Strategis
Tidak semua orang yang ikut serta dalam EUC mempunyai tingkat pengetahuan yang sama tentang komputer. Para pemakai akhir dapat dikelompokkan menjadi empat golongan berdasarkan kemampuan:
• Pemakai Akhir Tingkat Menu (menu-level end user)
Tidak mampu menciptakan perangkat lunak sendiri, tetapi dapat berkomunikasi dengan perangkat lunak jadi dengan menggunakan menu-menu seperti yang ditampilkan oleh perangkat lunakberbasis Windos dan Mac
• Pemakai Akhir Tingkat Perintah (command level end user)
Dapat menggunakan bahasa perintah untuk melaksanakan operasi aritmetika dan logika pada data.
• Pemakai Akhir Tingkat Programmer (end user programmer)
Dapat menggunakan bahasa pemrograman seperti C++ dan mampu mengembangkan program-program yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka sendiri.
• Personil Pendukung Fungsional (fungsional support personnel)
Merupakan spesialis informasi, tetapi mereka berdedikasi pada area pemakai tertentu dan melapor pada manajer fungsional mereka.
Jenis Aplikasi Pemakai Akhir
Sebagian besar aplikasi end-user terbatas pada:
- Sistem pendukung keputusan (DSS) yang relatif mudah
- Aplikasi virtual office yang memenuhi kebutuhan perseorangan.
Selebihnya adalah tanggung jawab spesialis informasi untuk bekerja sama dengan pemakai dalam mengembangkan:
- Aplikasi SIM dan SIA
- DSS yang rumit
- Virtual office yang memenuhi kebutuhan organisasi
- Sistem berbasis pengetahuan
Manfaat End User Computing
EUC memberi manfaat bagi perusahaan dalam dua cara utama:
a. Menyeimbangkan Kemampuan dan Tantangan
Pemindahan beban kerja dari pengembangan system ke area pemakai membebaskan para spesialis untuk berkonsentrasi pada system yang rumit dan berlingkup organisasi, sehingga mereka dapat bekerja lebih baik pada area bidang tersebut. Para spesialis informasi juga dapat mencurahkan lebih banyak waktu untuk memelihara system yang ada.
b. Mengurangi Kesenjangan Komunikasi
Kesulitan komunikasi antara pemakai dan para spesialis informasi telah mengganggu pengembangan system sejak masa awal adanya komputer. Pemakai memahami bidang permasalahan dengan lebih baik, sebaliknya, spesialis adalah pakar teknologi tetapi tidak menguasai bidang permasalahan. Dengan membiarkan pemakai mengembangkan aplikasi mereka sendiri, tidak ada kesenjangan komunikasi karena tidak diperlukan komunikasi.
Resiko End User Computing
Ketika para pemakai menegmbangkan system mereka sendiri, perusahaan dihadapkan pada sejumlah resiko, yakni:
a. Sistem yang buruk sasarannya
b. System yang buruk rancangan dan dokumentasinya
c. Penggunaan Sumber daya Informasi yang tidak efisien
d. Hilangnya integritas data
e. Hilangnya keamanan
f. Hilangnya pengendalian




